di Indo udah ada kok. itu buku lumayan lama, malah seingatku sebelum five people you meet in heaven. kemarin barusan lihat film-nya, produksi Harpo. adaptasinya bagus.
Makan siang Diet Mayo hari pertama Beneran nih mau nyoba diet mayo? Sudah baca pengalaman saya di sini kan? Nggak usah takut, dietnya nggak nyiksa-nyiksa banget kok, seenggaknya buat saya. Menu diet mayo sudah ditentukan untuk 13 hari. Ada menu sampai hari ketujuh, lalu hari kedelapan menunya mengulang dari hari pertama. Kabar baiknya, menu diet mayo ini bisa diakali agar ada rasanya, asal tidak ditambahi garam. Bumbu-bumbu lain seperti bawang, bawang bombay, bawang merah, lada putih, lada hitam, cabe dan berbagai macam herba diperbolehkan. Tapi nggak boleh pakai kecap manis atau saus tomat botolan ya. Bahkan mentega pun boleh, asal yang tawar ( unsalted butter ). Untuk sarapannya gampang banget, biasanya secangkir kopi atau teh, dengan 1 sendok teh gula rendah kalori. Saya pakai gula Tropicana Slim. Di hari keempat ada tambahan 1 iris roti bakar. Saya pakai roti gandum utuh ( whole wheat bread ). Sarapan hari kelima agak susah, karena cuma 1 wortel besar mentah yang diparut da...
Masih ingat kisah ku tentang rampokan ATM? please see my previous post. Itu salah satu pengalaman yang menyakitkan sekaligus memberi banyak pelajaran. Oh, yeah, seperti orang bijak bilang, setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Setelah nangis darah gara-gara kehilangan uang satu juta, aku menulis surat pembaca dan dimuat di kompas Jatim hari Jumat,10 Maret. Hiks, pengennya sih yang dimuat di koran adalah cerpen, opini atau wawancaraku, bukan surat pembaca kayak gini. Jumat pagi, aku kliping surat pembaca itu, dan kulampirkan dalam surat 'Tanggapan Nasabah Atas Jawaban Klaim' ke pimpinan Bank Permata cabang Bromo. Ehm, rupanya Surat Pembaca manjur juga. Senin siang, aku ditelpon officer Bank Permata Jakarta dan menyatakan bahwa benar ada kekeliruan, dan yang paling penting: UANG SATU JUTA KU BISA BALIK LAGI. Alhamdulillah! Siang itu juga, ada perwakilan Bank Permata yang datang ke rumah dan menjelaskan kekeliruan mereka. Nah, ini aku bagi2 tips deh buat kalian yang mungkin menga...
I take a (paid) leave this week. The employment system here is generous enough to give you a paid leave for a month every year, if you work fulltime. Whether you take it or not, you still get paid. They call it holidays. Usually my fellow workers (most of them migrants) will fly to their countries for holidays. But (sadly) not for me. I take it because my husband would go to US for a conference. It's babysitting my daughter, not a 'real' holiday. Still I'm excited with this 'holiday'. I don't have to catch a train every morning, I don't have to be sandwiched with tall and big bules in that sardines-package train. My feet will free from 4 hours standing in the register. Oh, what a luxury. "Don't you think you will need a part-time husband, a casual one, Marla?" one of my friend joked. "Hahaha, no, no, no. I think I can manage that." I will make myself busy with things that I couldn't do when I work fulltime, such as: 1. ta...
The best things we have in our first month here, suprisingly, is the food. It's great to master my own kicthen, as in Malang, its the authority of our maid. hehehe. We start cooking the simple things such as any ingredients w instant spices. no wonder if our cooking is always special. sate, soto, empal, rendang, nasgor, opor, ayam goreng, anything w instant spices. thanks for bamboe, and indofood and kokita, for making me not such an idiot cook. then we dare to try another recipe w/o the instant help. and we're still success. my Mum would not believe me if 'this lazy girl' can cook Sapi Lada Hitam w/ Paprika. Hem, yummy! A.K. ps: in the pics, Nino's cooking in our kitchen
Kiama, kota kecil di sebelah selatan Sydney menjadi tujuan jalan-jalan kami mengawali liburan musim panas kali ini. (baca tiga cerita sebelumnya) Nggak komplet rasanya liburan musim panas tanpa basah-basahan di pantai. Sejak sampai Kiama, Anindya sudah ngebet pengen berenang di pantai. Sayangnya cuaca waktu itu agak mendung dan udara sejuknya masih terlalu dingin untuk main ke pantai. Tambahan lagi suhu air pantai yang masih sedingin es. Di motel tempat kami menginap ada kolam renang kecil berair asin. Meski dingin, Anindya ngotot mengajak berenang. Saya tidak kuasa menolak ajakannya, menemani Anindya masuk kolam sambil menggigil. Untung renangnya nggak berlangsung lama. Kami langsung mandi air hangat begitu selesai. Saya pikir Anindya sudah puas dengan berenang di kolam. Ternyata sorenya dia masih ingin ke pantai. Ini setelah kami bosan bengong duduk memandang pantai dari jendela kamar sambil ngemil rope dan pretzel . Karena Nino masih nyenyak tidur siang, saya bawa anak-ana...
Menjelang kepulangan kami ke Indonesia, kami banyak berpamitan ke teman dan saudara yang ada di Sydney. Ada pengalaman menarik berkaitan dengan acara pamitan ini. Saya mengamati perilaku peluk cium berpamitan yang berbeda dari masing-masing komunitas. Dari sini saya bisa memilah teman-teman kami menjadi tiga kategori. Teman-teman "bule" kami memberi satu kecupan di pipi. Yang termasuk kategori ini adalah teman yang saya kenal dari orangtua murid Anindya di Marrcikville West Public School, juga guru dan kepala sekolahnya, teman kuliah Nino di Sydney University, dan teman kerja saya di Harris Farm Market. Bule di sini bukan hanya orang Aussie saja, karena di sini banyak sekali imigran yang datang dari Asia. Salah satu teman akrab saya adalah orang Cambodia dan bos langsung saya adalah orang Vietnam. Sementara itu, salah satu sepupu Nino adalah orang blasteran Indonesia dan Australia, tapi dia sudah termasuk 'bule' dengan satu kecupan. Dua kecupan diberikan oleh o...
Rating: ★★★ Category: Books Genre: Teens Author: Ken Terate Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit: 2005 Inilah teenlit rasa orange juice: seger banget! Enggak salah sih kalau teenlit ini dibilang seger banget. Ceritanya tentang tiga orang yang berbeda banget karakternya, yang kemudian sobatan: 1. Marcella: cewek cantik dari Jakarta, yang sebel karena harus pindah ke Jogja yang ‘ndeso’ banget. 2. Joy, yang memilih Jogja sebagai tempat pelariannya dari masalah perceraian ortunya. 3. Wening, cewek kuper dan penyakitan dari Gunung Kidul yang ke Jogja dengan sejuta impian. Masing-masing punya impian, dan berusaha untuk meraih impian itu. Ceritanya khas remaja banget, ada adegan pajamas party, dekor kamar, make over, dll. Anything that you can read from girl’s magazines. Untung deh enggak ada adegan genk kakak-kakak kelas centil dan rese atau cowok super ganteng pindahan dari manaaaa gitu. Yang unik dari teenlit ini adalah sudut pandang yang dipakai penulisnya. Ken menulis menggunaka...
Dalam sebulan belakangan ini, perkembangan bahasa Ayesha (18 bulan) meningkat pesat. Sebelumnya, Ayahnya khawatir Ayesha terlambat perkembangan bahasanya. Mungkin karena asupan bahasanya agak kurang (kami cuma tinggal berempat serumah, dan saya bukan Ibu yang cerewet), atau mungkin karena faktor dwibahasa (kami menggunakan bahasa Indonesia, sementara kakaknya, Anindya, dan lingkungan tempat tinggal kami menggunakan bahasa Inggris. Ternyata perkembangan Ayesha baik-baik saja, hanya masalah waktu. Mungkin selama ini dia masih sibuk mengamati bagaimana kami bicara dan bagaimana kata-kata diucapkan. Sebulan terakhir ini Ayesha sudah bisa mengucapkan sendiri (tanpa menirukan) lebih dari tiga puluh kata-kata tunggal, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Dan lebih banyak lagi kata-kata yang dia mengerti, meskipun dia belum bisa mengucapkannya. Kami tidak secara sengaja mengajarkan kalimat tertentu dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia, mana yang lebih mudah diucapkan ...
Yippie!!! I got the book for AU$ 29.95 at Basement Bookstore near Central Station. That's a bargain. I heard that in Indo it's more expensive. Don't worry, I won't spoil the ending (as I 've just read Chapter 1). A.K. just wanna show off
Pengen makan di luar dengan dana pas-pas an? Datanglah ke Mc Donald. Di Indonesia, hanya orang yang berduit yang sanggup makan di Mc D. Rasanya keren bisa makan di restoran cepat saji itu. Tapi di sini, Mc D adalah restoran dengan harga makanan paling murah, yah, mungkin pamornya sejajar dengan angkringan di Jogja. Sepotong cheeseburger harganya 'hanya' $1.95, bisa dibeli dengan uang receh. Happy Meal favorit Anindya bisa dibeli seharga $4.25. Menu lengkap: burger, kentang goreng bertabur garam dan coke harganya di bawah $5. Soft Ice Cream-nya yang terkenal itu, hanya 80 sen. Memangnya berapa sih harga makanan yang lain? Di sini, makanan harganya rata-rata $6 - 7. Misalnya doner kebab, sepotong pizza, masakan cina (satu porsi nasi dengan 2 macam lauk), 1/4 ayam barbecue, sepiring salad, sepotong sandwich, atau burger beneran (artinya burger lain selain Mc D). Itu belum dengan minumnya loh. Sebotol air mineral 600 mL harganya $2, lebih mahal dari seliter bensin yang hanya $1,2...
Comments