Posts

Showing posts with the label anak

KOMPLET

Image
My two beautiful and smart daughters. I'm complete alright. "Kapan nambah anak satu lagi? Yang cowok, biar komplet!" Saya agak gimanaaa gitu kalau denger kalimat di atas. Biasanya sih memang diucapkan dengan nada guyon, atau basa-basi kalau nggak ada hal lain yang bisa diomongkan. Saya biasanya juga cuma nyengir aneh. Mesti jawab apa coba?  Pertama, kita tidak bisa memilih jenis kelamin anak. Semua juga tahu, kan? Kekhawatiran saya, keputusan untuk memiliki anak berikutnya hanya karena preferensi jenis kelamin, dan akhirnya t idak terkabulkan, akan menimbulkan kekecewaan dan berakibat buruk pada bayi. Yang kedua, saya sudah merasa komplet dengan dua anak sekarang ini, perempuan semua. Kalau pun misalnya saya diberi anak laki-laki semua, insyaallah saya juga akan merasa komplet. Apa sih sebenarnya bedanya memiliki anak laki-laki dan anak perempuan? Kalau perempuan bisa didandani, diajari menjahit, diajak masak bareng? Well , anak perempuan pertama sa...

REMAJA

Image
Big A lahir 14 tahun lalu ketika saya masih berusia 22 tahun. Tidak mudah mempunyai anak dalam usia yang relatif muda, apalagi masih nyambi kuliah S1. Saya mendukung pernikahan dini, tapi tidak mendukung mempunyai anak terlalu dini. Pasangan dalam pernikahan (dini) akan membantu kita untuk fokus pada tujuan hidup, tapi mempunyai anak sama dengan masuk ke dunia yang sama sekali berbeda, tang gung jawabnya terlalu besar. Dulu saya sering takut salah langkah dalam mengasuh anak. Karena itu saya terkejut ketika Big A tiba-tiba nyeletuk, "Nanti aku pengen punya anak ketika masih muda, seperti Mama." Deg! Saya mau mendebat, tapi saya tahan dan malah bertanya 'kenapa'. "Biar beda umurnya nggak terlalu jauh, jadi enak bisa diajak ngobrol," jawab Big A. Oh... Selanjutnya Big A bercerita bahwa teman-temannya heran mengapa dia bisa bebas bercerita pada Mamanya tentang apapun, termasuk ketika naksir kakak kelas. "Memangnya teman-temanmu yang lai...