Posts

Showing posts with the label relationship

Berbunga-bunga Karena Bunga: Catatan Dua Puluh Tahun Bersama

Image
The happy girl Tahun ini saya dan Nino merayakan ulang tahun pernikahan yang ke-20. Karena angkanya cukup istimewa (dan genap :p) saya ingin kencan yang nggak biasa-biasa aja. Di akhir bulan Mei saya sudah booking ke Nino, biar nggak tabrakan sama acara rapat-rapatnya. "Mas, nanti pas anniversary kita, nge-date yuk?" Nino dengan sigap membuka Google Calendar di tabletnya, langsung mengiyakan. "Oke... tanggal berapa?" tanyanya dengan nada datar.  And I am like, "Excuse meeee..." Hahaha, same old Nino, jarang ingat tanggal anniversary kami. Saya nggak pernah mempermasalahkan hal sepele seperti lupa tanggal, lha wong saya sendiri juga pernah lupa. Saya merasa sudah cukup mengenalnya untuk tidak menaruh harapan terlalu tinggi untuk hal-hal yang sepele. Kalau tidak mau dikecewakan soal kado ultah, misalnya, ya saya kasih hint yang terang benderang. Biar surprise-nya masih ada (sedikit), tapi saya nggak kecewa karena bakal terima kado sesuai harapan, haha. Di u...

Dewi Lestari dan Saya

Image
Saya pertama kali 'mengenalnya' ketika Dewi Lestari alias Dee datang ke Jogja mempromosikan buku pertamanya: Supernova. Terbitnya buku ini membuat heboh dunia perbukuan Indonesia. Salah satunya karena penulisnya adalah penyanyi. Artis kok berani-beraninya nulis buku, begitulah kira-kira komentar orang. Tapi saya langsung jatuh hati pada kenekatannya. Maklum, waktu itu tidak ada karya sastra lain selain dari penulis angkatan tua. Zaman booming penulis-penulis muda masih jauh sekali. Buku Dee yang nekat dia edarkan sendiri memberi warna sekaligus mendobrak bahwa semua juga boleh berkarya. Ternyata ada yang lebih nge-fans sama Dee daripada saya. Waktu itu, dia masih menjadi calon pacar saya. Orangnya melankolis perfeksionis, jarang nge-fans sama seseorang, apalagi artis. Serta merta saya cemburu. Dia mengagumi Dee yang berani menerbitkan buku pada usia sangat muda waktu itu (usianya 24). Waktu itu tahun 2000, usia saya 20 tahun. Kami termasuk dalam panitia salah satu diskus...

Cinta Tidak Pernah Salah (?)

Image
Yesterday, I accidentally watched an infotaintment (hem, anytime you turn your tv on, n searching any channels, u’ll end up watching this show, right?).   Pas banget beritanya tentang Glenn Fredly (emang lagi hot2nya ya?). Mengomentari kisah cintanya dengan you-know-who, dia bilang gini, “CINTA TIDAK PERNAH SALAH.”   Oh really? Aku jadi kepikiran terus ama ucapan Glenn sepanjang sore itu. Benarkah cinta tidak pernah salah? Benarkah tindakan mencintai seseorang dapat selalu dimenangkan atas keadaan dan aturan apapun?   We live here, sharing the world w other people, then we should obey the rules. Am I correct?   Misalnya gini deh, aku pasti akan melting (umm, mungkin malah sampai menyublim) kalau Glenn nyanyi di depanku (Mala Darling, he will never do that-Red). Dan aku pasti langsung jatuh cinta! Terus, kalok semisal Brad Pitt menghampiriku dan memamerkan his yummy butt (Mala Darling, this is also impossible- Red), aku juga akan langsung jatuh cinta! (Gampang banget ...

Miss You But Hate You

Ini tentang curhat temenku (yang terus terang bikin aku kaget banget). Maybe we can extract the moral from this story.
Untuk privacy, aku gak perlu sebutin namanya kan? "Hai, tumben OL"
"Maaaalllllll, aku mau curhat" 
"Boleh, boleh. Apa sayang?" 
"Aku jatuh cinta…"
 "Hem…" 
"Sama pria yang udah beristri"
 WHAT? Tapi aku berusaha untuk tidak kelihatan terkejut.
"Terus?"
 "Aku sekarang patah hati."
 "Weits, bentar-bentar. Cerita dari awal dong Say. Masak langsung klimaks gini. Sejak kapan kamu?" 
"Kami kenalan di FS. Dia yang pertama kirim msg dan nge-add aku. Trus kami imel2an dan ceting. Trus kami tukeran nomer hape. Trus dia nelpon aku. Lama-lama… you know laaahhh…."
 "Kamu udah tahu sejak awal kan kalok dia udah merit?" 
"Iya. Tadinya kan aku pikir gak ada salahnya kami berteman. But he is very very very very very charming, Mal. Orangnya cukup terkenal (belom ...