Posts

Showing posts with the label ramadan

Jemunak

What's in your mind when you hear the word 'jemunak'? Jemunak is a traditional food, a snack, made from steamed cassava and sticky rice, garnish with sprinkled coconut and palm sugar sauce. It's soft, melt and just delicious. Yum! Suddenly, this world pops up in my mind. I used to eat Jemunak to break my fasting in ramadan, when I was a child. You can't find Jemunak anywhere but in Muntilan, a small town where my mom grew up. In my village, Karaharjan, there was only one person to make jemunak: Mbah Mul. He is my late grandma's neighbour. I really miss it that I googled it. To my surprise, I found two articles about it in local newspaper. Yup, it is about Mbah Mul and his jemunak. You can read it here and here . Now he is so old and nobody else can make jemunak. I'm afraid this yummy snack will extinct soon. Argh, better call my mom to ask about Mbah Mul. A.K.

Azan, Kolak dan Keju Goreng

Image
Hari pertama puasa berjalan dengan mulus, nyaris tanpa gangguan (kecuali angin yang bertiup sangat kencang). Menjelang buka puasa, Nino dan aku bingung, mau memutuskan buka jam berapa. Ikut jam di hape Nino (yg lebih lambat) atau ikut jam di hapeku yang lebih cepat. Kami juga punya 3 jadwal buka puasa yang berbeda, poster dan leaflet yang didapat dari Nino Jumatan di kampus . Yah, cuman selisih 4 menitan sih, cuman kurang mantap aja. Nunggu bedug magrib? Bedug magrib dari Hongkong kale? Masjid terdekat dari sini jaraknya 30 menit pake mobil (nggak deket lagi dong...). Akhirnya aku nyetel radio muslim di Sydney ... lewat internet (soalnya kami juga nggak punya pesawat radio, hiks). Argh, akhirnya denger suara azan juga... Buka puasa kali ini, aku bikin kolak. Nino nggak suka kolak, tapi tetep aja aku bikin, sudah tradisi! Pengennya sih pakai pisang, nangka dan ubi. Tapi, apa daya, pisang di sini harganya $13 sekilo. Gilak kan? Nangka, kira2 segitu juga. Ada sih yang kalengan, sekitar $3...