Posts

Showing posts with the label Big A

ICIP-ICIP KULIAH

Image
Sejak kelas 7 (kelas 1 SMP), Big A sudah gelisah memikirkan pengen ambil jurusan apa saat kuliah nanti. Pertama, dia ingin kuliah Sastra Inggris. Gara-garanya, dia nge-fans sama JRR Tolkien dan pengen menulis skripsi tentang karya Tolkien. Tidak cuma pengen kuliah sastra Inggris, dia pengen kuliahnya di Oxford! Emaknya garuk-garuk kepala. Kemudian dia mulai tertarik belajar Filsafat. Bapaknya yang mulai ketar-ketir. Kami yakin dia akan menjadi mahasiswa Filsa fat yang sukses. Tapi setelah itu mau ngapain? Di Indonesia, keahlian di bidang ilmu ini kurang dihargai. Lalu Big A malah jadi tertarik belajar Perbandingan Agama. Waduh, berat Nak, beraaaat. Sampai sekarang, "kuliah jurusan apa" masih menjadi topik diskusi yang hangat di meja makan kami. Saya ingin Big A tetap membuka peluang seluas-luasnya untuk pilihan jurusan. Saya ingin dia mendapat informasi sebanyak-banyaknya. Kami banyak berdiskusi tentang berbagai topik, mulai dari agama sampai ekonomi, mu...

REMAJA

Image
Big A lahir 14 tahun lalu ketika saya masih berusia 22 tahun. Tidak mudah mempunyai anak dalam usia yang relatif muda, apalagi masih nyambi kuliah S1. Saya mendukung pernikahan dini, tapi tidak mendukung mempunyai anak terlalu dini. Pasangan dalam pernikahan (dini) akan membantu kita untuk fokus pada tujuan hidup, tapi mempunyai anak sama dengan masuk ke dunia yang sama sekali berbeda, tang gung jawabnya terlalu besar. Dulu saya sering takut salah langkah dalam mengasuh anak. Karena itu saya terkejut ketika Big A tiba-tiba nyeletuk, "Nanti aku pengen punya anak ketika masih muda, seperti Mama." Deg! Saya mau mendebat, tapi saya tahan dan malah bertanya 'kenapa'. "Biar beda umurnya nggak terlalu jauh, jadi enak bisa diajak ngobrol," jawab Big A. Oh... Selanjutnya Big A bercerita bahwa teman-temannya heran mengapa dia bisa bebas bercerita pada Mamanya tentang apapun, termasuk ketika naksir kakak kelas. "Memangnya teman-temanmu yang lai...

BUKU YANG DIBACA BIG A 2015

Image
Big A umur 13 tahun, kelas 8 (2 SMP). Saya mendampinginya memilih bacaan selain buku anak-anak sejak dia kelas 5 SD. Selama kurang lebih dua tahun (usia 10-12), saya membaca setiap buku yang akan dia baca, jadi saya tahu persis apa isinya. Setiap buku kami diskusikan. Sekarang, saya rasa dia sudah siap memilih sendiri buku bacaannya. Saya tinggal minta didongengi apa i sinya :) Tahun ini Big A membaca 35 buku plus beberapa buku yang belum (tidak) selesai. Mungkin ada yang perlu rekomendasi buku untuk remaja. Tentang isinya, boleh nanya ke saya dulu, karena ada yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia, hehehe. Teenlit – Bahasa Indonesia 1. A Magical Birthday Present – Karla M. Nashar 2. Happily Ever After - Karla M. Nashar 3. My Dearest Frog Prince - Karla M. Nashar 4. Kotak Pelangi – Dyan Nuranindya 5. Jingga dalam Elegi – Esti Kinasih 6. Touche – Windhy Puspitadewi 7. Touche: Alchemist - Windhy Puspitadewi 8. Minoel – Ken Terate 9. First Girl – Luna Torashyn...

KULIAH & CITA-CITA

Image
Big A di Darling Harbour, Sydney Seperti anak-anak lainnya, cita-cita Anindya berubah-ubah. Dulu dia ingin sekali menjadi astronomer. Waktu itu dia gandrung dengan sains dan matematika. Ketika kelas 1 di SD Marrickville West, dia sudah bisa mengerjakan soal-soal kelas 4. Tapi ya maklum aja sih, wong level matematika Ostrali lebih rendah daripada Indonesia, hehe. Lalu dia menemukan keasyikan di dunia buku. Memb aca adalah terapinya ketika adaptasi pindah ke Indonesia. Dia termasuk pembaca cepat, sehari bisa selesai satu novel. Gara-gara itu, dia bercita-cita ingin jadi penulis. Lama-lama, cita-cita Anindya bukan tentang profesi lagi, tapi apa yang ingin dia pelajari ketika kuliah nanti. Kelas 5 SD, dia ingin kuliah sastra di Universitas terbaik di dunia: Oxford. Cita-cita memang nggak boleh tanggung-tanggung ya. Dia waktu itu sedang gandrung dengan JRR Tolkien (dan Legolas :p). Semua fakta tentang Middle Earth dia lahap dari Wikipedia, sampai hafal silsilah dunia ...